Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts
Ilustrasi: komunitas hijabers (sumber: wynaarini.wordpress.com)
Hijabers sekarang ini telah berkembang, bukan lagi sekedar orang berpakaian untuk memenuhi syariat agama. Tapi juga telah menciptakan trend mode tersendiri. Disinilah para hijabers perlu melihat adanya tantangan terbesar. Apa sajakah tantangan tersebut?

Trend Fashion

Hijabers sekarang telah menciptakan trend-trend terbaru dengan penggemar tersendiri. Misalnya hijab syar’i atau model-model lainnya. Disinilah peran para hijabers sangat diperlukan, baik sebagai pencipta maupun pemakai. Para hijabers harus bisa menciptakan trend fashion yang sesuai dengan ajaran agama, bukan sekedar memenuhi selera. Dengan begitu para hijabers sangat perlu memahami rambu-rambu dalam berpakaian dan bertingkah laku muslimah.

Dalam menciptakan trend fashion baru, sah-sah saja bila hijabers mengadopsi trend fashion yang bukan busana muslimah. Selama tetap disesuaikan dengan aturan agama dari sisi model, bahan, warna, dan lainnya.

Penciptaan Lapangan Kerja

Dengan menciptakan trend fashion dan menjadi pelaku industri fashion pakaian muslim, para hijabers telah menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Lapangan kerja yang diciptakan mulai dari bagian hulu sebagai produsen maupun bagian hilir sebagai penjual eceran. Tantangan bagi hjabers dalam hal ini adalah memberikan edukasi dalam berniaga sesuai dengan ajaran agama. Sistem berniaga yang baik tentu akan bisa diterima oleh semua pelaku usaha, bukan hanya muslim.

Ekspos Media

Dengan berkembangnya media sosial saat ini, tentu saja akan memudahkan segala aktifitas para hijabers. Bukan hanya aktifitas sosialita belaka, tapi juga aktifitas bisnis. Para hijabers harus cermat dalam setiap proses ekspos aktifitasnya di media sosial. Karena hijabers disukai atau tidak, membawa misi dakwah di setiap eksposnya. Jadi ekspos di media sosial bisa menjadi sarana unuk memberikan pengaruh positif bagi pengguna media sosial lainnya.

Hijabers juga dituntut untuk lebih arif dalam menyikapi apa saja yang ada di media sosial. Penting bagi hijabers untuk mengabaikan hal-hal yang akan berdampak negatif. Misalnya perubahan dalam pergaulan, perubahan gaya berpakaian, dan sejenisnya.

Itulah beberapa tantangan besar hijabers saat ini. Seiring dengan berjalannya waktu, tantangan bagi hibaers tentu akan semakin besar dan tidak mudah untuk dihadapi. Hijabers harus terus memperkuat pemahamannya tentang agama agar mampu melawan arus yang menjauhkan para hijabers dari ajaran agama. Hal-hal yang bisa dilakukan antara lain :

- Meningkatkan keikut sertaan dalam kegiatan dakwah yang biasanya diadakan oleh komunitas-komunitas islam

- Meningkatkan pengetahuan lewat bacaan-bacaan yang akan memberikan pengaruh positif bagi hijabers.

- Memilih pergaulan yang tepat. Karena banyak kasus penyimpangan terjadi justru karena salah memilih pergaulan.

- Selalu mewaspadai berbagai godaan ataupun ancaman-ancaman yang bisa datang kapan saja dan dari mana saja.

Meski tampaknya berat dan tidak mudah, hijabers tak perlu risau atau bahkan takut menghadapi tantangan. Karena dengan ilmu dan keyakinan, pasti bisa.




******
Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakan atau tutorial hijab)? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****
Sutradara film Hijab ditengah para pemain dok. dream.co.id
Di tengah kontroversi film Hijab banyak yang terjebak pada trailer film yang hanya berdurasi 2 menit. Entah ini karena kesalahan materi promosi atau masyarakat kita yang enggak mau membuka pemikiran untuk tidak menghakimi dan tak jarang yang terkesan membuly sebelum menyaksikan sendiri filmnya.

Bahkan sekelas Hanum Rais yang notabene adalah penulis novel santun tak mampu mengolah kritiknya menjadi lebih bijak. Terasa sekali penuh fitnah dan kebencian. Saya (admin) yakin Hanum Rais bisa menulis kritik yang jauh lebih cerdas dari itu, yang bisa memberikan catatan berharga bagi si Sutradara. Bukankah kalian berkarya dalam ranah yang tidak jauh berbeda? 

Tidak, tidak ada harapan kejadian ini menimpa bakal film Hanum Rais. Dan saya (admin) rasa Hanung Bramantyo Cs. juga tidak ada niatan melakukan hal sama nantinya. Cuma berharap Hanum Rais mau mengklarifikasi dan memperbaiki bola fitnah yang sudah menyebar. Bukankah sudah ada pintu dari Zaskia Adya Mecca selaku produser?

Miris banget jika melihat caci dan makian kepada si Sutradara bersumber dari penulis novel sekelas putri bapak Amin Rais. Apalagi yang bermanjangkan fitnah kebanyakan ikhwan-ikhwan dan akhwat-akhwat yang konon katanya lebih memiliki cara pandang mulia dari image hijabers.

Semoga saja tulisan ini salah dan sudah diluruskan jauh sebelum tulisan ini dibuat. Dan menjadi bagian renungan pribadi untuk tidak terjebak pada prisip generalisasi.

Bukankah setiap masing-masing memiliki cara pandang berbeda. Jadilah hijabers yang berprinsip dan tidak mudah ikut-ikutan terjebak dalam arus yang sama. Pemikiran original kita tentang sesuatu jauh lebih berharga daripada sekedar ikut-ikutan berkomentar tanpa mau tahu isi film yang sebenarnya. Karena menilai sebuah film tidak bisa hanya dari judul, trailer atau bahkan image sang sutradara. Jangan me(nebar)-naruh kebencian sebelum kalian mengenalnya.



*****

Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakah atau tutorial hijab)? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****

Beauty

Healthy

Resep Masakan