Showing posts with label Nuna Nuri. Show all posts
Showing posts with label Nuna Nuri. Show all posts
Nuna Nuri - Teruntuk para kaum laki-laki maupun perempuan, alangkah lebih baik bila dapat mengalihkan kegiatan yang bernama ‘selfie’ ini dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Semisal mengambil foto anak-anak jalanan kemudian menuliskan cerita untuk mengangkat kehidupan mereka, kemudian sebarkan sebanyak-banyaknya di media sosial. Siapa tahu ada seseorang yang usai membaca artikel tersebut menjadi terketuk hatinya. Subhanallah yaa.

Intinya, supaya kita semua dapat bijak menggunakan foto ini untuk kebaikan. Nah, meski sama-sama membawa kamera namun kegiatan ini jauh lebih bermanfaat bukan? Sekaligus meninggalkan mudharat dari foto yang boleh jadi mengarah kepada ‘selfie’. Karena pada dasarnya selfie itu berujung UJUB, RIYA’, dan TAKABBUR
Sumber gambar: soulpumpkin92.deviantart.com

Eh tapi, apa sih hubungan UJUB, RIYA’, dan TAKABBUR dengan berfoto ‘SELFIE’? Supaya tidak timbul kesalahpahaman dan demi menjaga kita dari 3 sifat yang harus diminimalisir tersebut, yuk kita kupas satu-satu.

  1. UJUB adalah mengagumi diri sendiri, yaitu ketika kita merasa bahwa diri kita memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki orang lain. Nah, bila kita berfoto selfie kemudian takjub dengan hasil foto itu, bahkan mencari-cari pose terbaik dengan foto itu, lalu mengagumi hasilnya, mengagumi diri sendiri, maka dikhawatirkan itu termasuk UJUB
  2. RIYA’ adalah melakukan sesuatu dengan niat supaya mendapatkan pujian dan mengharapkan penghargaan dari orang lain. Apabila kita berfoto selfie kemudian mengunggah di media sosial, berharap ianya di-komen, di-like, di-view dan sebagainya, bahkan kita merasa senang ketika mendapatkan apresiasi, untuk selanjutnya ber-selfie ria dengan alasan ingin mengunggahnya sehingga jadi semisal seleb atau dengan tujuan ketenaran, maka kita masuk dalam perangkap RIYA’.
  3. TAKABBUR adalah sombong atau membanggakan diri sendiri. Bila kita berfoto selfie, lalu dengannya kita membanding-bandingkan dengan orang lainnya, merasa lebih baik dari yang lain karenanya, merasa lebih hebat karenanya, jatuhlah kita pada hal yang paling buruk yaitu TAKABBUR

Nah, hijabist ketiga sifat ini mematikan hati, membakar habis amal, dan membuatnya layu bahkan sebelum ia mekar. Bila ditillik lagi, memang ini bahasan niat, dan tiada yang mengetahuinya kecuali hati sendiri dan Allah, dan kami pun tiada ingin menelisik maksud dalam hati, hanya sekedar bernasihat pada diri sendiri dan juga menggugurkan kewajiban.

Mari pergunakan waktu sempit sebaik mungkin. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala meridhoi setiap langkah kita menuju kebaikan. Aamiin ^^




*****

Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakah atau tutorial hijab)? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****

"Bambang! Kamu ini selaluu saja tiap hari bikin ibu marah-maraah!!!" 
Nuna Nuri - Nah lo, do’anya keluar juga. Maka jangan marah lagi kalau kejadian serupa terulang kembali. Lha wong sudah berdo’a sebelumnya. Ingat selalu ya kata pepatah, bahwa ucapan adalah do’a. Memang terkadang kita sering lupa dengan hal-hal yang sepele. Tanpa disadari, justru ucapan seperti itu seakan menjadi kebiasaan.

Bahkan terkadang kekesalan orang tua bisa berdampak pada anak. Maka dari itu, orang tua harus menyelesaikan masalahnya lebih dulu. Dari beberapa artikel dan penelitian disebutkan bahwa, satu bentakan merusak jutaan sel-sel otak anak kita. Dari hasil penelitian, Lise Gliot menyimpulkan bahwa pada anak yang masih dalam pertumbuhan otaknya yakni pada masa golden age (2-3 tahun pertama kehidupan), suara keras dan membentak yang keluar dari orang tua dapat menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh. Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, terdapat rangkaian otak yang terbentuk indah.
sumber: theasiaparent.com
Nah, masih sering membentak anak saat ia melakukan kesalahan? Ada baiknya tengok dulu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang seperti berikut ini :
  1. Anak menjadi apatis, sering tidak peduli pada suatu hal
  2. Anak memiliki pribadi yang tertutup dan suka menyimpan unek-uneknya, takut mengutarakan-karena takut dipermasalahkan
  3. Anak memiliki sifat pemarah, egois dan judes karena dibentuk dengan kemarahan oleh orang tuanya. Misalnya ketika ada hal yang tidak berkenan dihati karena sikap kawannya, anak cenderung agresif dan memarahi kawannya. Padahal masalahnya hanya sepele
  4. Anak memiliki sifat menantang, keras kepala dan suka membantah nasehat atau perintah orang tuanya
  5. Bahkan saat dewasa anak menjadi minder dan takut untuk mencoba hal baru. Jiwanya sering merasa bersalah sehingga hidupnya dihinggapi keraguan dan kurang percaya diri


5 alasan diatas sudah lebih dari cukup untuk membuat masa depan anak menjadi suram. Yang hanya diawali dengan bentakan atau kata-kata kasar. Lho, kalau tidak dibentak anak bisa manja! Alangkah lebih baiknya bukan dibentak, namun dengan berusaha tegas memberi aturan sebab akibat. Masih ada banyak cara untuk menegur dengan lebih baik.

Anak yang dekat dengan orang tuanya akan jarang marah. Terlebih bila hubungan itu harmonis dan akrab. Orang tua lebih mengenal dan memahami karakter anak sehingga dapat menghindari kondisi pemicu pertengkaran. Coba untuk menarik napas setiap kali hendak marah. “Kondisikan diri untuk tidak memerhatikan hal-hal kecil yang bisa memicu kemarahan.”

Agar hubungan orang tua-anak harmonis tingkatkan pendekatan dengan melakukan kegiatan bersama. Kemudian memberi contoh atau sikap yang baik, bisa meningkatkan rasa percaya diri. Meluangkan waktu untuk bermain bersama, dan memberikan tanggung jawab, membuat anak lebih merasa spesial.

Sebenarnya, apa yang diinginkan oleh anak adalah kedua orang tua yang senantiasa merentangkan kedua tangannya sembari membisikkan kata “Semua baik-baik saja ada ayah dan Ibu disini”, dengan senyum yang tulus. Maka kehangatan akan tercipta. Sederhana bukan? Namun kita sering terlupa. Yuk kembali berbenah sebelum terlambat ^^



*****

Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakah atau tutorial hijab? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****
Tidak jujur lebur

Nuna Nuri - Begitulah kira-kira salah satu pesan yang tersampaikan dari film Hijab yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film tersebut mengkisahkan tentang kehidupan suami istri pada umumnya.

Bia (Carissa Puteri), Sari (Zaskya Adya Mecca), Tata (Tika Bravani), dan Anin (Natasha Rizki) bersahabat sejak lama dengan aktifitas masing-masing yang sesuai dengan bidangnya. Bia, Sari dan Tata sudah menikah terlebih dahulu dari Anin, mereka memiliki style berjilbab yang berbeda-beda. Hanya Anin yang tidak mengenakan jilbab dan belum menikah karena masih menginginkan kebebasan. Persahabatan mereka tetap terjalin meski tidak banyak aktifitas di luar rumah yang bisa dilakukan saat mereka belum menikah.


Bia adalah seorang designer dengan hijab fashionnya yang terjebak dalam keadaan sebagai “gadis hidayah” sehingga memutuskan untuk memakai hijab. Suaminya bernama Matnur (Nino Fernandez) yang berprofesi sebagai artis sinetron. Sari dengan bakat bisnisnya bersuamikan seorang lelaki keturunan Arab dengan pemikiran Islam yang tegas, Gamal (Mike Lucock) memutuskan berhijab syar’i demi mengabdi kepada suaminya. Kemudian Tata yang seorang aktifis berturban dengan tujuan menutupi rambutnya yang botak. Dengan suami seorang photographer terkenal bernama Ujul (Ananda Omesh). Dan yang terakhir Anin, pecinta Perancis yang disukai oleh sutradara controversial Chaky (Dion Wiyoko).

Persahabatan mereka berempat juga menjadi persahabatan para suami (termasuk Chaky yang setia menemani Anin). Dengan mengadakan arisan bergantian sesuai kocokan yang keluar saat pengundian. Suatu ketika saat mengumpulkan uang arisan, Gamal menyahut, “Jangan-jangan semua arisan ibu-ibu itu sebenarnya arisan para suami. Ya seperti kita ini, duit arisannya dari duit para suami.” Dan kemudian semua mendadak senyap. Usai kejadian itu, mereka tetap berkumpul seperti biasa. Hingga suatu ketika mereka berempat menyadari bahwa mereka mulai merasa bosan dengan kondisi yang begitu-begitu saja, khususnya bagi Bia, Sari dan Tata yang menjadi perempuan penunggu penghasilan dari suami.

Kemudian Tata mulai mengajak para sahabatnya untuk menjadi perempuan mandiri, tidak hanya bergantung pada penghasilan suami.. dan ketiga sahabatnya pun setuju. Melalui diskusi singkat, bisnis online fashion hijab pun tercetuskan. Sayangnya bisnis ini dimulai tanpa restu para suami. Namun bisnis mereka berempat sukses besar, bahkan melebihi penghasilan para suami.

Pada penasaran bagaimana kelanjutan nasib bisnis empat sahabat ini? Apakah para suami (Matnur, Gamal, Ujul) dan Chaky akhirnya mengetahui? Silakan tonton di bioskop kesayangan Anda ! ^^

Peran Sari, Anin, Bia dan Tata
Nah, itu tadi secuil synopsis tentang film “HIJAB”. Alhamdulillah 22 Januari kemarin berkesempatan nonton di bioskop. Sebelumnya saya benar-benar tidak tahu sama sekali tentang film ini dan sengaja tidak mencari informasi tentang film ini supaya jadi ‘surpsrise’ tersendiri.

Sekilas saya berpikir sepertinya film ini menceritakan tentang mengapa seseorang memutuskan untuk berjilbab atau tidak. Benar saja bagian ini diulas, namun hanya sedikit diawal cerita saja. Sedang intinya adalah ketiga tokoh utama (Bia, Sari dan Tata) yang menceritakan bagaimana kisah mereka bersama Anin, para suami dan Chaky. Di awal cerita banyak adegan komedi, di pertengahan menjadi begitu sedih dan diakhir bisa menjadi refleksi diri yang pastinya tidak ada kesan menggurui. Para pemain juga sesuai dengan karekter yang diperankan masing-masing.

Setiap hal pastinya terdapat kelebihan dan kekurangan. Namun semua kembali pada kita masing-masing bagaimana menilainya. Begitu pula dengan film ini yang banyak mengeksplor brand produser film, Zaskia Adya Mecca. Akan banyak ditemukan promosi terselubung dari produk-produknya. Juga beberapa adegan yang kurang enak ditampilkan seperti saat Ujul mengambil gambar model berpakaian mini sedang manjat sementara digambarkan pengambilan gambarnya dari bawah. Agak risih melihatnya.

Over all film ini memberikan gambaran kepada kita bagaimana seorang peran istri ketika berbisnis, dan bagaimana lika-liku menjalankan roda bisnis di belakang suami yang memberikan kita nilai positif bahwasannya, “Perempuan bekerja itu haram hukumnya. Perempuan harusnya di rumah ngurus rumah tangga, ngurus anak, ngurus suami, cuci baju. Biar suami yang kerja, memberi nafkah untuk keluarga itu kewajiban suami…” ini adalah salah satu statement yang dilontarkan oleh tokoh Gamal yang saya sukai. Menunjukkan bahwa beginilah seharusnya sosok suami dalam islam sebenarnya.

Tetapi, semua kembali para diri masing-masing bagaimana menyikapi film ini. Alangkah lebih baiknya untuk tetap bijaksana dalam segala hal, eciee. Yah begitulah seharusnya. Karena masing-masing dari kita juga tak luput dari kesalahan.

Nah, sekian review film “HIJAB” dari saya. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi acuan bagi teman-teman sekalian. Semua review ini sebatas opini pribadi yang mungkin bisa menjadi wacana bagi hijabist yang ingin menontonnya.


*****

Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakah atau tutorial hijab)? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****
Nuna Nuri - Siapa yang tidak mengenal makanan bernama gorengan ini? Semua pasti memahami betapa lezatnya makanan satu ini. Benar-benar saking lezatnya, makanan dari luar negeri pun takkan sanggup mengalahkan. Dan karena kelezatannya itu pula, sering kita merasa dibutakan olehnya. Membuat kita ingin memakannya lagi dan lagi. Sekalipun pastinya kita juga mengerti apa yang akan terjadi bila terlalu sering memakannya, tetap saja itu tidak bisa menghentikan langkah kita. Yah, rasa-rasanya gorengan ini seperti cinta saja kalau dipikir-pikir. Hehe

dok. kaskus.co,id

Nah, sebenarnya masing-masing dari kita juga mengetahui bahwa setiap hal yang berlebihan itu kurang baik. Mengapa dikatakan kurang? Padahal sudah jelas-jelas dokter pasti mengatkan itu tidak baik. Yah karena, masing – masing dari kita tentunya lebih mengerti mana yang buruk dan mana yang baik untuk diri sendiri. Maka hal itu berlaku pula pada kebiasaan kita saat memakan gorengan. Memang tidak ada paksaan untuk menghentikan memakan gorengan. Namun, alangkah lebih baiknya jika kita bisa lebih bijaksana untuk memikirkan kembali apa-apa yang akan didapat dari makanan bernama gorengan ini. Berikut adalah 3 paket yang akan kita dapatkan usai memakan gorengan :
  1. Paket Kesehatan
  2. Pada paket pertama ini, yang perlu diwaspadai dari si gorengan adalah
    Pembungkus. Kertas atau kantung plastik hitam. Kertas ini kita tidak pernah tahu sudah dipergunakan sebagai apa sebelum akhirnya terpakai oleh sang penjual gorengan. Bila didalamnya terdapat tulisan yang pastinya mengandung tinta, maka zat dari tinta itu bisa larut dan menempel pada gorengan dan menyebabkan akumulasi dalam jaringan tubuh.
    Minyak yang digunakan untuk menciptakan gorengan. Apakah minyak ini digunakan secara berulang-ulang dan perlu diketahui bahwa minyak yang sering dipakai atau bekas terdapat zat radikal bebas yang dapat beresiko terhadap kesehatan kita. Adapun penyakit yang timbul adalah kolestrol. Nah, mari berpikir kembali demi tubuh kita.

  3. Paket Finansial
  4. Paket selanjutnya adalah finansial. Mengapa demikian? Semakin sering memakan gorengan maka berarti pula kita juga melakukan pemborosan. Bila dapat kita pikirkan ulang, alangkah lebih baiknya uang yang kita pergunakan membeli gorengan digunakan untuk bersedekah. Sungguh menyenangkan bukan?

  5. Paket Kebahagiaan
  6. Di paket terakhir ini, bila kita sudah mengidap penyakit kolestrol maka tidak menutup kemungkinan penyakit lain akan membuka pintu gerbang menuju penyakit ‘jantung’. Mengerikan. Padahal hanya gorengan seharga 500 perak bisa mengakibatkan penyakit jantung yang biaya pengobatannya tentu jauh dari 500 perak. Kalau sudah begini, bukankah kebahagiaan orang-orang yang kita sayangi juga terkena dampaknya?
Sehat sebelum sakit. Dan bahagia itu sehat. Mari sayangi orang-orang disekeliling kita dan cintai tubuh kita. Dimulai dari sekarang. ^^


*****

Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakah atau tutorial hijab)? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****
dok. indramuhtadi.com
Nuna Nuri - Infused water disebut juga air infus, yang saat ini sedang menjadi trend kesehatan baru dari luar negeri dan sudah populer di Indonesia. Infused water sendiri dipopulerkan oleh seorang blogger berasal dari Oregon-Amerika Serikat bernama Amy Pogue. Ia terinspirasi oleh ibunya yang sejak kecil selalu memberikan air dengan potongan lemon didalamnya. 

Nah, infused water sendiri adalah air putih yang dicampur dengan potongan buah-buahan segar lalu didiamkan selama beberapa jam sampai sari buahnya keluar dan air akan berubah rasa sehingga bisa kita nikmati. Infused water memberikan sensasi air rasa buah yang pastinya bermanfaat bagi kesehatan. 

Dengan bahan yang mudah diperoleh dan cara membuatnya yang mudah dilakukan oleh siapa saja, infused water memiliki keunggulan tersendiri. Juga menjadi alternatif lain untuk membuat mereka yang tidak menyukai buah menjadi lebih menyukai buah. Wuaah, membayangkannya saja sudah segar.

Sayangnya infused water ini booming di pertengahan tahun kemarin saja, dan hanya menjadi trend bukan life style hidup sehat kita. Nah sekarang nih waktunya kita kembali lagi yuk untuk mengkonsumsi infused water ini. Hijabist, mau coba bikin infused water sendiri? Yuk simak langkah-langkahnya berikut ini :
  1. Buah harus dalam keadaan segar dan matang yang pas.
    Karena dalam buah yang mentah terdapat zat gizi yang belum terbentuk sempurna, sedang buah yang terlalu matang dikhawatirkan sudah hilang nilai gizinya.
  2. Siapkan air putih setengah liter.
    Isi dengan 10-15 potongan buah tipis-tipis (usahakan buah yang memiliki kandungan rasa asam atau netral seperti lemon, strawberry, kiwi, nanas, mangga, mentimun, apel, belimbing, buah naga, anggur dan jeruk).
  3. Kemudian diamkan selama 6-12 jam supaya sarinya keluar dan simpan dalam kulkas.
Ohya hijabist, disarankan menkonsumsi infused water sebelum makan loh. Supaya gizinya langsung diserap oleh tubuh. 

Tuh, mudah kan caranya? Dan pastikan untuk menyebarkan informasi hidup sehat bermanfaat ini kepada orang-orang yang kita sayangi. Selamat mencoba ^^



*****

Apakah kamu punya cerita inspiratif seputar hijab (hijab story, jodoh, pernikahan)? Atau punya tips tentang perempuan dan hijab (fashion, kecantikan, kesehatan, makanan, resep masakah atau tutorial hijab)? Ayo kirimkan ke email redaksi: coveringhijab@gmail.com sertakan juga biodata singkat kamu ya

Lets be part and being useful hijabers with BeeHijab

*****

Beauty

Healthy

Resep Masakan